Hubungan Antara Pemakaian Penambahan Antikolinergik Pada Beta-2 Agonis Dengan Kejadian Hipokalemia Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Eksaserbasi di RSUDZA Banda Aceh

Abstract

ABSTRAK

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronik yang ditandai dengan keterbatasan aliran udara yang bersifat irreversibel akibat inflamasi kronik. Tingginya angka kejadian ulangan PPOK eksaserbasi tidak terlepas dari banyaknya faktor-faktor pencetus baik oleh infeksi, polusi udara, dan salah satunya adalah pemakaian bronkodilator yang dapat menyebabkan hipokalemia yang diduga memiliki peranan dalam mencetuskan terjadinya PPOK eksaserbasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemakaian bronkodilator dengan kejadian hipokalemia pada pasien PPOK eksaserbasi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap paru berdasarkan hasil rekam medis pasien di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada bulan November 2018. Teknik pengambilan sampel secara non probability sampling dengan metode total sampling.  Analisis  yang  digunakan  dalam  penelitian  adalah  Uji  Chi  Square.  Sebanyak 47 responden penelitian dimana 42 responden yang menggunakan beta 2 agonis ditambah antikolinergik mengalami hipokalemia. Berdasarkan uji analisis chi square didapatkan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pemakaian bronkodilator dengan kejadian hipokalemia pada pasien PPOK eksaserbasi di RSUDZA.

Kata Kunci: PPOK, Bronkodilator, Hipokalemia

ABSTRACT

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a chronic lung disease characterized by limited air flow that is irreversible due to chronic inflammation. The high rate of exacerbation  of COPD replication is inseparable from the number of trigger factors both by infection, air pollution, and one of them is the use of bronchodilators which can cause hypokalemia which is thought to have a role in triggering the occurrence of exacerbation COPD.The purpose of this study was to determine the relationship between bronchodilator use and the incidence of hypokalemia in exacerbated COPD patients. This study used a cross sectional design. The study was conducted in the pulmonary inpatient room based on the patient's medical record at the Regional General Hospital, dr. Zainoel Abidin Banda Aceh in November 2018. The sampling technique is non probability sampling with total sampling method. The analysis used in the study was the Chi Square Test. A total of 47 research respondents were 42 respondents who used beta 2 agonists plus anticholinergics experienced hypokalemia. Based on the chi square analysis, the p value is 0,000 (p <0,05). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between bronchodilator use and the incidence of hypokalemia in exacerbated COPD patients at RSUDZA.

 

Keyword : COPD, Bronchodilators, Hypokalemia

 

 

Author Biographies

Novita Andayani, Bagian/SMF Pulmunologi FK Unsyiah/RSUDZA Banda Aceh

Bagian/SMF Pulmunologi FK Unsyiah/RSUDZA Banda Aceh

Fitri Andriani, Fakultas Kedokteran Unsyiah

Mahasiswa FK Unsyiah Banda Aceh

Soraya Rezeki, Fakultas Kedokteran Unsyiah

Dosen Fakultas Kedokteran Unsyiah

Published
2019-08-23